Menjadi Antusias

Fakta membuktikan bahwa antusias ternyata menular, maksudnya siapapun berada dekat atau di antara orang antusias ia pasti ikut memiliki semangat yang berkobar-kobar, mereka yang antusias memiliki semangat yang tak akan pernah pudar, memiliki spirit yang menyala, tidak pernah terjatuh tanpa disusul semangat bangkit, ketika ia jatuh dia bangkit lagi, terjatuh bangkit lagi, pokoknya ia selalu bangkit sekali melebihi dari kejatuhannya karena memiliki semangat yang menggelora, spirit yang dahsyat, dan memiliki kekuatan yang mampu mempengaruhi siapapun di sekitarnya.

Kata antusiasme ternyata berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu asal katanya dari "entheos" yang memiliki arti "Tuhan di dalam", dan Antusias berarti "diilhami dari Tuhan", kata diilhami memiliki makna siapapun dia pasti mendapat Ridho dari sang Maha pemilik antusias yaitu Al-Baaits, Tuhan Yang Maha Membangkitkan, Sehingga semangatnya selalu menggelora dan berkobar, tidak akan pernah pudar, semangat yang membara dan menyala, semangat yang tak pernah padam, Semangat yang menjadi roh, yang mampu menjadikan suatu kata memiliki kekuatan pembangkit yang teramat dahsyat, seperti kata Allahu Akbar dan Merdeka. Hal ini bisa dibuktikan pada saat kita berada ditengah-tengah massa yang berjuang menegakkan idealisme, kejujuran, keadilan, atau nilai-nilai luhur kemanusiaan yang sejenis, ketika orator meneriakkan yel-yel seperti Allahu Akbar, Merdeka, dan sejenisnya, seketika terasa getaran vibrasi aura positip membuat semangat semaking membara dan berkobar.

Di Jepang sangat terkenal dengan nilai-nilai Bushido yang menjungjung tinggi sifat kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, kehormatan, dan kedisiplinan. Nilai tersebut sangat mengakar dan menjadi nilai mulia yang mewarnai tatanan kehidupan bermasyarakat, terutama bagi kaum Samurai, yaitu kaum elit di Jepang yang terkenal ksatria, pemberani, dan sangat mahir dalam menggunakan pedang, serta sangat setia dan teguh memegang nilai moralitas dan etika.

Winston Churchil mengatakan bahwa: "Success is going from failure to failure without loss of enthusiasm. Keberhasilan berjalan dari kegagalan ke kegagalan tanpa kehilangan antusiasme".
Maksud dari statement tersebut jelas sekali, betapa pentingnya peran sikap antusias dalam meraih kesuksesan, meski kegagalan demi kegagalan harus dilalui, bila sikap antusias tetap terjaga maka kesuksesanpun tetap dimiliki. Sehingga kesuksesan menurut Churchil adalah "kemampuan anda mengatasi kegagalan tanpa kehilangan semangat untuk mencapai kesuksesan".

Bahkan Albert Carr penulis buku How to Attract Good Luck, memberi gambaran tentang semangat yang dimiliki Winston Churchil dalam meraih keberuntungan spektakuler, fakta menujukan bahwa kualitas semangat yang dimiliki semenjak ia masih umur mudah selalu membara dan berkobar, semangat itu terlihat ketika ia masih sebagai jurnalis sebelum terjun di dunia politik, ia sering dijuluki "Si setan mujur" karena kemampuan yang dimilikinya tidak dimiliki oleh wartawan lain bahkan seniornya, ia memiliki kemampuan mendapatkan berita dari nara sumber yang berpangkat jenderal pada masa peperangan. Hal itu ternyata rahasianya adalah semangat yang dimiliki Churchil mampu memikat hati Sang Jenderal, sehingga sejarahpun mencatat ia sebagai orang paling bersemangat didunia pada zamannya.

Kisah tersebut memberi inspirasi bahwa begitu teramat pentingnya sikap antusiasme, sehingga kunci kesuksesan salah satu diantaranya adalah dengan memiliki sikap antusias, karena bisa membuat kehidupan semaking bergairah, dan akan membuat manusia lebih pandai bersyukur serta akan menimbulkan gairah positip baik secara pribadi maupun untuk sesama.

Sehingga dengan demikian, kata kuncinya hanya satu kata yaitu "Antusias", selalulah antusias dalam kondisi apapun, karena dengan semangat yang menyala dan berkobar-kobar, sesulit apapun masalah yang dialami semua akan tidak berarti, Napoleon Hill mengatakan "Enthusiasm is the steam that drives the engine. Semangat adalah uap yang mendorong mesin". Oleh karenanya, Ketika impian senantiasa selalu terbawa dalam munajat Doa, Optimislah!, dan Laksanakan dengan Antusias.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More